THE ELASTIS
Minggu, 06 November 2011
Minggu, 30 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
mimpi buruk ketika sedang tidur
Mimpi Terburuk Ketika Sedang Tertidur
i
Rate This
Tidur
seharusnya menjadi waktu yang damai dan rileks. Tapi bagi sebagian
orang yang mengalami gangguan tidur, tidur bisa menjadi hal yang
menakutkan. Apa saja gangguan tidur yang menakutkan? Berikut ini 10
gangguan tidur yang dianggap menakutkan bagi penderitanya.

Orang dengan
gangguan mimpi buruk sering terbangun dengan keringat dingin dan
kenangan buruk dalam mimpi yang mengerikan. Hal ini juga akan
mengganggu kualitas hidupnya. Karena sebagian dari mereka mungkin takut
untuk tidur.
Stres dan kurang tidur adalah pemicu utama mimpi buruk. Menurut
American Sleep Association (ASA) beberapa obat juga dapat memicu mimpi
buruk. Pada kasus yang berat, konseling atau obat penenang mungkin
diperlukan untuk meredakan kecemasan yang mendasari mimpi buruk.
2. Tidur Sambil Berjalan (Sleepwalking)
Sekitar 15 persen orang dewasa kadang-kadang terbangun dan berjalan
seenaknya di sekitar rumah masih dalam keadaan tidur. Pada anak-anak,
jumlahnya bahkan lebih tinggi.
Sleepwalking bisa dipicu oleh stres, tidur tidak nyenyak, dan
genetika. Orang yang tidur sambil berjalan dapat melakukan apa saja.
Mereka mengerti arah, dapat memindahkan perabot atau membuka pintu.
Sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2003 dalam jurnal
Molecular Psychiatry, menemukan bahwa 19 persen orang dewasa yang
berjalan dalam tidur terluka saat melakukan serangan malam mereka.
Jatuh merupakan bahaya terbesar, jadi jika Anda punya kebiasaan
mengigau dan berjalan saat tidur, para ahli menyarankan Anda
memindahkan kabel listrik dan jauhkan tempat tidur dari tangga
3. Teror Malam
Berteriak, meronta-ronta, panik, dan mondar-mandir adalah gejala orang
yang mengalami teror malam. Tidak seperti mimpi buruk yang terjadi
selama tidur, teror malam terjadi biasanya terjadi di awal malam. Hal
ini biasanya terjadi pada anak-anak. Orang yang mengalami teror malam
tiba-tiba akan duduk tegak, mata terbuka, meskipun sebenarnya mereka
tak melakukan pandangan.
Penyebab pastinya belum diketahui. Tapi demam, tidur tidak teratur
dan stres dapat memicu teror malam. Untungnya menurutnya ASA, teror
malam akan berkurang seiring usia.
4. Halusinasi Mengantuk
Kita biasa melihat hal-hal aneh dalam mimpi. Tapi bagaimana jika kita
melihatnya saat sedang tidak bermimpi? Ini disebut dengan hypnagogic
hallucination yang terjadi selama transisi dari bangun tidur. Orang
yang mengalami hypnagogic hallucination biasanya mendengar suara-suara
atau melihat hal-hal aneh di kamar mereka.
5. Sindrom Kepala Meledak (Exploding Head Syndrome)
Sindrom kepala meledak tidak benar-benar meledakkan kepala. Gangguan
ini terjadi selama tidur nyenyak, ketika orang tiba-tiba bangun dengan
terkejut oleh suara keras dan tajam.
Tidak ada rasa sakit atau bahaya yang terjadi pada sindrom ini.
Penyebab pasti sindrom kepala meledak pun belum diketahui, tapi
diyakini hal ini terkait dengan penyakit serius.
6. Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)
Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak. Ini
kelumpuhan sementara, meskipun kadang-kadang kelumpuhan tetap ada
bahkan setelah orang terbangun. Biasanya kelumpuhan tidur diikuti
dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa
ditindih dan tercekik.
7. Perilaku gangguan REM (Rapid-Eye-Movement)
Gangguan perilaku tidur REM terjadi paling sering pada orang dewasa
yang lebih tua, dan dapat merupakan gejala penyakit Parkinson, gangguan
neurologis degeneratif.
8. Gangguan tidur yang berhubungan dengan makanan
Orang dengan gangguan ini akan makan pada saat malam hari. Biasanya
orang yang mengalami ini akan kehilangan sedikit memori di keesokan
harinya. Beberapa kasus cukup membahayakan, karena mereka bisa saja
menggunakan pisau atau menyalakan kompor.
9. Seksomnia
Seksomnia atau atau Sexual Behaviour in Sleep (SBS) adalah kebiasaan
seksual yang terjadi ketika seseorang sedang tidur. Seksomnia dapat
mengganggu (erangan seksual yang keras), berbahaya (masturbasi
merugikan) atau bahkan kriminal (kekerasan seksual atau pemerkosaan).
10. Insomnia
Insomnia adalah kesulitan atau ketidakmampuan untuk tidur nyenyak. Hal ini dapat menyebabkan iritasi dan kurangnya konsentrasi pada siang hari, dan jangka panjang kurang tidur dapat benar-benar berbahaya. Kurang tidur telah dikaitkan dengan obesitas, tekanan darah tinggi dan serangan jantung, di antara gejala buruk lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)


